Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Radar Lamongan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, HIMPAUDI, dan IGTKI menggelar kegiatan Grand Final dan Awarding Festival 3M (Melipat, Menggunting, dan Memempel) Ceria Bersama Keluarga, pada Kamis (23/4) di GOR Lamongan. Uniknya dalam kegiatan tersebut Ayah turut dilibatkan hadir mendukung anak melaksanakan 3M, dengan harapan dapat memperkuat pembinaan karakter anak di Lamongan.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang hadir pada kesempatan ini mengapresiasi upaya Radar Lamongan, Dinas Pendidikan, HIMPAUDI, dan IGTKI dalam memunculkan kreatifitas anak Lamongan. Beliau berpesan agar kegiatan ini dapat terus dilanjutkan sebagai kegiatan positif untuk mengisi waktu luang anak.
"Luar biasa, dari ratusan peserta yang telah diseleksi, hari ini dilaksanakan final. Bagi para pemenang agar bisa terus berprestasi. Bagi yang belum mendapatkan hadiah, yakin pasti nanti pada saatnya akan mendapatkannya, yang penting semuanya kreatif. Terutama 3M ini melipat, menggunting, dan juga menempel saya harap untuk dapat terus dilakukan sehari-hari, sehingga mengisi kegiatan anak-anak agar lebih kreatif. Mudah2an terus berlanjut," ucap Pak Yes.
Dilaporkan Direktur Radar Bojonegoro Bachtiar Febrianto, kegiatan yang mengambil tema Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat ini sebelumnya telah dilakukan seleksi di tingkat kecamatan, dari seleksi ini diperoleh peserta finalis sebanyak 440 peserta yang terbagi dalam 4 kategori yakni tingkat SPS/TPA, tingkat KB, TK A, dan TK B. Dalam setiap kategori dipilih 10 terbaik.
"Yang membanggakan dari acara hari ini adalah kehadiran dari bapak-bapak para peserta. Kehadiran ini dapat meningkatkan optimisme bahwa pembinaan karakter anak-anak Lamongan ini akan semakin baik kedepan, karena keterlibatan langsung dari bapak-bapak yang dengan bangga kita ikut sertakan dalam lomba kali ini. Sekitar 440 peserta yang terbagi dalam 4 kategori, 2 kategori PAUD dan 2 kategori TK. Semoga acara hari ini bisa memberi semangat, bisa memberi motivasi dalam pembinaan karakter anak-anak Lamongan," ungkapnya.