Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mendorong lahirnya generasi muda yang unggul tidak hanya dari sisi intelektual, tetapi juga memiliki kekuatan mental dan spiritual.
Hal tersebut dituturkan Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara saat membuka kegiatan Ujian Tahfidz Gerakan Lamongan Menghafal Al-Qur’an, Selasa (10/3) di SMP Negeri 2 Lamongan.
Kegiatan yang diikuti 445 siswa tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda Lamongan terhadap Al-Qur’an sekaligus membentuk karakter yang kuat sejak dini.
Yangmana juga selaras dengan program prioritas Lamongan Nyantri. Program ini dicetuskan untuk memperkuat nilai-nilai religius dan mengoptimalkan peran pesantren. Program ini juga bertujuan memberdayakan masyarakat, ekonomi lokal, dan membangun karakter santri yang berdaya saing.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati yang akrab disapa Mas Dirham mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, program tahfidz menjadi sarana penting untuk membangun generasi Lamongan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki landasan spiritual yang kuat.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari perjalanan adik-adik semua untuk menjadi generasi kebanggaan Lamongan yang unggul dan cerdas secara intelektual, mental, dan spiritual,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mas Dirham menegaskan bahwa kecerdasan intelektual saja tidak cukup dalam menghadapi tantangan zaman. Para siswa juga perlu memiliki kekuatan mental dan karakter yang kuat yang dapat dibentuk melalui kedekatan dengan Al-Qur’an.
Pada kesempatan tersebut, Mas Dirham juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamongan terus berupaya memperluas akses pendidikan melalui berbagai program strategis, salah satunya Beasiswa Perintis. Program prioritas tersebut memberikan kesempatan bagi para hafidz dan hafidzah untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.
Dengan berbagai program pembangunan pendidikan yang terus diperkuat, Pemkab Lamongan optimistis dapat mencetak sumber daya manusia yang unggul secara akademik sekaligus kuat secara spiritual, sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.