PEMERINTAH KABUPATEN LAMONGAN

Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan pada MT II

berita
Selasa, 01 September 2026
23x dilihat
Foto: Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan pada MT II

Pemerintah Kabupaten Lamongan berhasil melakukan mitigasi kekeringan pada Musim Tanam (MT) II 2026. Upaya tersebut didukung pengelolaan sumber daya air dan pembangunan infrastruktur pengairan secara berkelanjutan guna memastikan ketersediaan air bagi sektor pertanian.

Keberhasilan tersebut disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menghadiri tasyakuran dan awarding di Gedung Graha Tirta Jaya Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Kabupaten Lamongan, Selasa (1/9).

Bupati yang akrab disapa Pak Yes  mengapresiasi seluruh jajaran yang telah berkontribusi dalam menjaga ketersediaan air, khususnya dalam menghadapi ancaman kekeringan pada MT II.

“Alhamdulillah, kekeringan di Lamongan pada MT II bisa kita atasi dengan baik. Ini tentu berkat kerja bersama dan dukungan infrastruktur pengairan yang terus kita bangun,” tutur Pak Yes.

Menurutnya, ketersediaan infrastruktur sumber daya air menjadi bagian penting dalam mempertahankan swasembada pangan Lamongan. Terlebih, sektor pertanian memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah, dengan lebih dari 30 persen PDRB Lamongan ditunjang sektor tersebut.

Berdasarkan data Dinas SDABK Lamongan, ketersediaan air baku hingga Agustus adalah 504.101,48 m³. Sebanyak 44 waduk dan rawa yang ada di Kabupaten Lamongan saat ini memiliki total volume tampungan mencapai 116.381.954 m³. Dari jumlah tersebut, volume yang telah terpakai mencapai sekitar 80,4 juta m³ (70 persen), sementara volume yang masih tersedia sebesar 35,9 juta m³ (30 persen).

Ketersediaan tersebut mendukung kebutuhan air untuk berbagai sektor, terutama pertanian. Areal tanaman yang menjadi sasaran pengelolaan air meliputi 19.059 hektare tanaman padi, yang terdiri dari 16.02 hektare pada MT II dan 3.038 hektare pada MT III, kemudian 5.314 hektare polowijo serta 185 hektare tambak.

Khusus kebutuhan air baku di wilayah Bengawan Jero, suplai diperoleh dari long storage Bengawan Solo. Berdasarkan kondisi ketersediaan air, kebutuhan irigasi pada seluruh Daerah Irigasi (DI) di Kabupaten Lamongan ditujukan untuk mendukung tanaman padi, polowijo, dan tambak secara umum masih relatif mencukupi.

Disampaikan orang nomor satu di Kota soto, Pemkab Lamongan akan terus memperkuat mitigasi kekeringan melalui pembangunan dan revitalisasi infrastruktur sumber daya air, di antaranya pembangunan embung, revitalisasi waduk, hingga pengembangan biopori sebagai bagian dari upaya konservasi air.

Pak Yes meminta, target kerja harus dipertajam karena penanganan kekeringan di wilayah Sarirejo dan Tikung masih bersifat penyelesaian sementara. Pengelolaan air secara berkelanjutan akan terus diperkuat agar kebutuhan masyarakat dan pertanian dapat terlayani secara optimal.

Kepala Dinas SDABK Lamongan Erwin Sulistya Pambudi mengatakan, pengelolaan sumber daya air menjadi bagian strategis dalam mendukung target pembangunan daerah, khususnya penguatan ketahanan pangan.

Erwin menyebut terdapat dua tantangan utama dalam pengelolaan sumber daya air, yakni bagaimana mengelola air ketika musim hujan sekaligus memastikan ketersediaannya saat musim kemarau.

Strategi mitigasi kekeringan juga dilakukan melalui koordinasi lintas sektor bersama BBWS Bengawan Solo, Perum Jasa Tirta, dan PU SDA Provinsi, pemeliharaan sluis di sepanjang Bengawan Solo, normalisasi sungai untuk mendukung long storage air baku irigasi, subsidi silang lintas daerah irigasi, serta pengelolaan air bersama juru pengamat dan P3A agar distribusinya tepat sasaran.

Pada kesempatan tersebut, UPTD PSDA Karanggeneng memperkenalkan inovasi SMART, yakni sistem yang dirancang untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam pengelolaan air dan infrastruktur. Masyarakat juga dapat memanfaatkan fitur pengaduan untuk melaporkan kerusakan maupun bencana, menyampaikan usulan rehabilitasi sungai dan waduk, hingga mengakses pelayanan perizinan baru maupun perpanjangan.

Pada kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja dan inovasi jajaran Dinas SDABK Lamongan. Sebanyak dua belas piagam penghargaan insinyur diberikan kepada Kepala Dinas, kepala bidang, kepala seksi, hingga staf. Sementara penghargaan Best Innovation kepada UPTD PSDA Karanggeneng atas inovasi SMART.

Dirgahayu Republik Indonesia
Hari Jadi Lamongan ke-457
Pencarian
LAPOR!

PEMERINTAH KABUPATEN LAMONGAN

  • Jl. Basuki Rahmad No. 1, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, Kode Pos 62214
  • diskominfo@lamongankab.go.id
  • +628113021708
Logo Branding Lamongan
© 2026 Pemerintah Kabupaten Lamongan