83% Desa di Lamongan Ikuti Pilkades Serentak

Kamis, (5/9) Deklarasi Damai Calon Kepala Desa pada Pemilihan Kepala Desa Serentak Kabupaten Lamongan Tahun 2019 diselenggarakan di Pendopo Lokatantra. 897 Calon Kepala Desa yang Berhak dipilih diundang untuk menandatangani Deklarasi Damai tersebut.

Asisten Tata Praja Moh Nalikan pada kesempatan yang sama mengungkapkan tujuan acara tersebut.

“Tujuan dari diselenggarakannya acara ini adalah untuk menciptakan situasi dan kondisi yang damai dalam kompetisi Pilkades serentak. Pilkades ini merupakan ikhtiar untuk mencari peimpin yang amanah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat”, Ungkap Moh Nalikan.

Dia juga mengungkapkan bahwa Pilkades serentak pada tanggal 15 September 2019 mendatang akan diikuti oleh 897 Calon Kepala Desa di 385 desa atau diikuti oleh 83% jumlah desa di Kabupaten Lamongan.

Dari 897 Calon Kepala Desa tersebut terdiri dari 769 laki-laki dan 128 perempuan. Calon kepala desa incumbent sebanyak 303 orang sedangkan calon kades yang merupakan mantan kades sebanyak 41 orang. Dari total 385 desa sebanyak 288 desa memiliki dua calon kepala desa yang berhak dipilih dan terdapat 91 desa yang memiliki calon kepala desa dengan hubungan kekerabatan.

Masih menurut Moh Nalikan berdasarkan data yang ada kecamatan dengan jumlah desa terbanyak yang melakukan pilkades yakni Kecamatan Glagah dengan 22 desa sedangkan kecamatan Solokuro dengan jumlah desa paling sedikit melaksanakan pilkades yakni 6 desa.

Saat ini menurut Moh Nalikan sudah berada pada proses pencetakan surat suara dan surat panggilan yakni pada tanggal 28 Agustus sampai dengan 7 September 2019. Selanjutnya kampanye akan dilakukan selama 3 hari yakni pada tanggal 9-11 September 2019 dan hari tenang pada 12-14 September 2019.

Bupati Fadeli yang hadir memberikan pengarahan pada acara tersebut mengungkapkan bahwa kemajuan pembangunan di Kabupaten Lamongan selama ini ditunjang oleh pembangunan yang ada di desa. Oleh karena itu beliau berpesan siapapun yang nanti menjadi kepala desa agar memberdayakan ekonomi di wilayahnya.

“Dengan Dana Desa yang dikucurkan selama ini agar tidak hanya dihabiskan untuk pembangunan fisik saja, tetapi juga digunakan untuk pemberdayaan ekonomi seperti BUMDes. Perekonomian desa harus diberdayakan oleh desa itu sendiri jadi Kepala Desa hendaknya selalu berinovasi dengan sumber daya alam yang dimiliki”, Ungkap Fadeli.

Fadeli juga mengungkapkan kepada semua calon kepala desa bahwa semuanya mempunyai peluang yang sama dan berharap nantinya seluruh jajara muspika, tokoh agama dan tokoh masyarakat ikut turun langsung untuk menghindari gejolak yang ada di masyarakat.

Pada acara tersebut juga hadir Kapolres lamongan AKBP Feby DP Hutagalung yang menyampaikan aspek keamanan dan tindakan hokum yang akan dilakukan jika terjadi konflik social pada Pilkades serentak mendatang.

Share post

Post A Comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.