Penabuhan Bedug dan Kentongan Tandai Tahun Baru Islam

Tepat pada jam 17;30;34, Sabtu (31/8), penabuhan bedug dan kentongan secara bersama oleh Bupati Lamongan Fadeli dan Forkopimda setempat di simpang tiga Alun-alun menandai pergantian Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1441 Hijriyah.

            Bupati Fadeli dalam refleksi tahun barunya mengajak untuk menandainya dengan terusmemotivasi diri untuk membangun Lamongan.

Hijrah tahun ini menurutnya memerlukan kecepatan berpikir dan bertindak. Karena ekonomi semakin tanpa batas, teknologi semakin maju, demografi berubah.

Tantangannya adalah, kata dia, menata sumber daya sebagai aset paling berharga. “Berbagai hasil pembangunan dan prestasi adalah kerja keras kita semua, masyarakat Lamongan.  Dan kita semua bersyukur, Lamongan dan Negara ini tetap aman dan kondusif,” kata dia.

Bupati Fadeli mengatakan waktu adalah hadiah paling indah dari Allah, tiada manusia yang mampu memegangnya.

“Sore ini kita menyongsong tahun baru Islam. Mari kita tandai dengan terus memotivasi diri untuk membangun Lamongan,” ujarnya.

Dalam momentum tahun baru, dia mengajak sebaiknya dimaknai sebagai semakin berkurangnya waktu bagi semua.

“Semoga waktu kita cukup, untuk menyadari bahwa waktu kita tidak akan pernah cukup. Berupaya dan berdoa mengharap ridho Allah, cukup bagiku Allah sebagai penolong. Semoga masih ada waktu untuk berbuat baik dan membahagiakan sesame,” pungkasnya.

Sementara Sekkab Yuhronur Efendi mengungkapkan penandaan pergantian tahun baru Islam tersebut sebagai bagian drai rangkaian Lamongan Muharram Festival.

Selain juga ada lomba kaligrafi, lomba menulis artikel, dan lomba desain busana muslim yang finalisnya ditampilkan sore itu oleh 22 peragawati.

Selanjutnya ada lomba dan pawai ta'aruf serta lampion oleh 75 lembaga, wisuda 3 ribu tahfidz pada September, dan ditutup Lamongan Bersholawat bersama Majelis Ahbabul Musthofa pada Oktober.

Share post

Post A Comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.