Mengejar Target Produktivitas 10 Ton Perhektare

Bupati Fadeli menargetkan rata-rata produktivitas jagung Lamongan tahun ini bisa diatas 10 ton perhektare. Target itu harus dicapai di seluruh kawasan, bukan hanya didalam kawasan yang selama ini sudah tinggi produktivitasnya.

            Kecamatan Paciran adalah salah satu kawasan yang produktivitasnya di atas rata-rata Lamongan. Di kawasan ini produktivitasnya sudah mencapai rata-rata 11,1 ton perhektare, sementara rata-rata Lamongan 8,5 ton perhektare.

Bersama Sekkab Yuhronur Efendi dan Prof. Cholil Mahfudz, Bupati Fadeli memetik jagung dalam rangka Panen Raya jagung Hibrida di Desa Sendang Agung Kecamatan Paciran, Senin (8/7).

Ini adalah tahun ke tiga road map pertanian jagung modern (Tani Jago) yang digagas oleh Fadeli bersama Prof. Cholil Mahfudz.

Berdasarkan laporan Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura  dan Perkebunan Rujito, hingga saat ini produktivitas di kawasan Kecamatan Paciran mencapai 11,1 perhektare.

             “Terima kasih kepada para petani yang konsisten menggunakan benih varietas unggul, sehingga produksi bisa konsisten, ” tutur Fadeli.

            “Kita patut bersyukur, dengan Tani Jago, Lamongan saat ini menjadi tujuan studi tiru kabupaten/kota dari berbagai wilayah di Indonesia,” tambahnya.

 Namun dia berharap agar capaian rata-rata produktivitas kabupaten bis amencapai di atas 10 ton perhektare.

Karena itu dia meminta agar petani di kawasan lain dikenalkan dengan konsep Tani Jago. Mulai dari penggunaan bebuh unggul, pengolahan tanah yang benar dan penggunaan pupuk otganik.

Dalam kesempatan tersebut Fadeli juga menyerahkan bantuan berupa alat pertanian seperti Combine Harvester, Dryer UV (pengering tenaga matahari) dan Traktor Roda 4. Juga diberikan bantuan benih varietas unggul seperti jagung hibrida, cabai dan papaya kalina kepada sepuluh perwakilan kelompok tani di kawasan Kecamatan paciran, Laren, Brondong dan Solokuro .

Share post

Post A Comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.